Trading, Trading Forex

Parameter Profit Trader Sukses Dalam Forex

Salah satu pertanyaan yang seringkali diajukan oleh para trader pada saat bergabung dengan forum atau komunitas adalah paramater kesuksesan. Pertanyaan seperti ini cukup penting dan mungkin pertanyaan tersebut bisa terjawab pada sesi artikel yang sedang kita baca ini. Setiap trader yang baru saja menggeluti dunia trading selalu risau dengan apa yang mereka lakukan sehingga seringkali bertanya pada diri sendiri apakah strategi trading yang mereka lakukan sudah tepat dan sesuai ?  Atau itu hanya sekedar keuntungan sementara saja ?  Menurut standar umum, paramater kesuksesan dalam dunia trading ditentukan dengan namanya “ Win rate “ atau kalau dalam arti Indonesianya adalah “ Presentase kemenangan “. Setiap trader memiliki cara trading senidri-sendiri, sehingga winrate yang mereka miliki juga berbeda, kita tidak bisa menyamakan  satu trader dengan trader lainnya, yang menjadi tolak ukur kesuksesaan adalah hasil akhirnya nanti.

Menurut David Jenyns “ Trader Profesional “, dia  menjelaskan bahwa dalam dunia trading terdapat paramater kesuksesaan atau biasa disebut dengan tolak ukur profit.  Dia adalah seorang pakar pembuatan platform trading yang profitable dan pernah bekerja di broker top Ord Minnet serta sudah banyak menuliskan pengalamannya dalam sebuah buku tentang sistem trading. Mungkin, dengan adanya paramater kesuksesaan trading ini, cukup untuk memberi anda sedikit pengetahuan ketika menjadi trader profesional nantinya. Silahkan disimak informasinya dibawah ini.

Paramater Profit Trader Sukses

1. Penentuan Win- To- Loss “ WinRate “

Paramater utama yang menentukan kesuksesan dalam dunia tradung adalah performa kemenangan anda. Secara simple, kita harus tahu kalau win-to-loss ratio diartikan sebagai perbandingan / average yang mana win vs loss. Jika dalam sistem trading ini menunjukkan rasio win lebih tinggi dibandingkan loss, maka selamat anda beada pada jalur yang sudah tepat dan efektif untuk menjadi seorang trader sukses. Tetapi, perlu di ingat juga kalau hitungan statistik ini belum benar-benar tepat dan akurat. Karena win-to-loss juga bisa mempertimbangkan seberapa besar win dan loss yang pernah kita dapatkan selama ini. Jadi, besaran win belum tentu mengimbangi angka loss kita atau sebaliknya.

2. Rata-rata kekalahan dan rata-rata kemenangan

Average win dan Average Loss hampir mirip dengan parameter yang petama tadi, anda disini bisa memastikan dengan tepat bahwa nilai pips atau dollar yang saat itu win lebih besar dibandingkan rata-rata dari loss. Sebagai contoh disini adalah backtest yang terdiri dari 200 kali trading, jika 150 trading itu anda loss dan hanya win 50 saja , maka jelas win to loss anda di ratio 15 : 75 yang artinya itu tidak cukup baik bagi anda. Sedangkan selama backtest 200 trading itu win to loss ( 150 : 50 ), anda sudah benar menjalankan strategi trading dan kami harap itu terus dilakukan secara disiplin. Contoh lebih mudahnya, misalnya average win adalah $1000, sedangkan average loss $500, sistem profitable yang didapat adalah ( 50 x 1000 ) – ( 150 x 50 ).

3. Lihat Ekspetasi sebagai acuan

Dalam dunia trading, ekspetasi selalu menjadi acuan utama seorang trader dalam menguku kesuksesan dalam sistem trading. Karena mengkunatifikasi perfoma dalam trading bisa dilakukan secara komprehensif dengan rumus perhitungan yang lebih akurat dan efektif. Ccontohnya adalah :

(% Win x Average Win Size) – (% Loss x Average Loss Size)

Dimana , jika suatu sistem memiliki sekitar 80% bisa mendapatkan kemenangan sekiitar $100  dan 20% loss yang didapatkan adalah $1000. Maka ekspetasi yang harus anda jadikan acuan disini adalah ( 80% x $100 ) – (20%x$1000) atau lebih mudahnya $80 – $200 dengan hasil akhir – $120. Kalau anda memakai sistem trading yang tidak efektif, ini akan menjadi kerugian terbesar anda. Sedangkan untuk perhitungan yang lebih baik lagi, jika kemungkinan menang adalah 20% akan mendapatkan $1000 dan kalah 80% akan mendapatkan loss $100. Maka hasil akhirnya adalah +$120. Ini menjadi kemenangan terbesar anda. Nah, anda harus paham mengenai perhitungan seperti ini dalam dunia trading, terlebih lagi kalau mau sukses kedepannya. Ini paramater ketiga yang wajib anda pahami.

Singkat saja, kalau penjelasan diatas secara tidak langsung memberikan gambaran atau ekspetasi menghasilkan beberapa return dollar yang anda harapkan dari setiap dollar yang “ diresikokan “ dalam sebuah trading. Jika ekspetasi anda tadi adalah +120$ maka secaa tepat anda bisa mengharapkan average retun 120 kali lipat dari modal yang anda pakai dalam trading. Angka diatas hanya sebagai gambaran saja, nyatanya tidak semua trader bisa melakukan ekspetasi yang tepat sampai detik ini.

4. Loss beruntun secara maksimal “ Maximum Consecutive Losses

Paramater berikutnya yang harus anda pahami dalam dunia trading adalah berdasarkan dari hasl uji anda terhadap los beruntun yang pernah dialami dari awal trading sampai hari. Hal ini juga cukup penting untuk diketahui oleh semua trader karena berdasarkan statistik data, itu dapat memberikan kepercayaan diri dan keyakinan ketika mengalami los berulang kali. Terlebih lagi, dengan cara ini anda bisa mengukur dengan baik kesuksesaan dalam dunia tradinng. Mari kita ambil contoh untuk paramater yang satu ini, pertama kalau anda menghadapi sekitar 5 atau 6 kali los beruntung, anda bisa mengira kalau sistem trading itu keliru, karena disini anda tidak mengetahui besaran maksimal loss yang didapatkan. Sedangkan, sistem trading los mencapai 10 kali masih bisa masih memberikan profitbale, dan ini yang jarang disadari oleh  trader pemula.

5. Drawdown Maksimal

Paramater berikutnya yang bisa dipakai untuk menentukan kesuksesaan dalam bermain trading forex adalah Drawdown yang memiliki pengertian sebagai periode terburuk “ Terjun anjlok “ dalam perfoma trading anda. Terlepas dari loss yang anda alami dalam sekali waktu. Statistik ini bisanya dikalkulasikan otomatis jika anda mengaitkan dengan beberaa tools analisa akun seperti MyFxBook. Setelah itu, angka yang didapatkan bisa menjadi pertanyaan untuk anda sendiri, apakah sudah cukup nyaman dengan drawdown seperti itu ? Kalau anda jawab tidak, mungkin anda bisa melakukan perencanan dari awal kembali.

6. Number of Traders ( Posisi trading yang dibuka )

Terakhir, paramater kesuksesaan seorang trader juga bisa dilihat dari jumlah posisi yang mereka buka dalam sekali waktu. Sistem trading yang bagus seharusnya tidak memberikan sinyal terlalu jarang maupun sering, jumlahnya harus sama rata sehingga anda mampu buka secara realistis. Kalau anda melihat sistem trading terlalu banyak sinyal, maka anda harus terpaksa memilih beberapa diantaranya yang benar-benar efektif untuk memberikan profitable.
Nah itulah beberapa patamater profit seorang trader yang sukses. Semoga penjelasan diatas mampu anda pahami dengan baik. Sekian dan Terimakasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *