Sejarah Singkat Candi Penataran: Keindahan yang Tersembunyi di Jawa Timur

Perjalanan menuju Jawa Timur tidak akan lengkap tanpa mengunjungi salah satu keajaiban arsitektur Hindu-Buddha kuno, Candi Penataran. Tersembunyi di lereng Gunung Kelud, candi ini mengajak kita untuk memahami sejarah dan keindahan masa lalu.

Peninggalan Zaman Majapahit

Candi Penataran adalah salah satu peninggalan kerajaan Majapahit yang berdiri di abad ke-13. Dibangun dengan gaya arsitektur Jawa Timur klasik, candi ini merupakan pusat kegiatan keagamaan dan pendidikan pada masa lalu. Meskipun tidak sebesar Borobudur atau Prambanan, keindahannya tak kalah memesona.

Karunia Prasasti dan Relief

Candi Penataran terkenal karena prasasti dan relief yang ada di dalamnya. Prasasti-prasasti ini memberikan informasi yang berharga tentang kehidupan sosial, politik, dan keagamaan pada masa lalu. Relief yang diukir indah menggambarkan berbagai cerita dari zaman itu, seperti kisah Ramayana dan Mahabharata.

Keunikan Arsitektur

Candi Penataran memiliki banyak keunikan dalam arsitekturnya. Dibangun dengan batu andesit, struktur candi ini menampilkan gaya Jawa Timur yang khas, dengan atap berbentuk meru dan ratusan relief yang menghiasi setiap sudutnya. Pemandangan cantik dari Gunung Kelud yang terlihat di kejauhan juga menambah pesona indah dari lokasi candi.

Pusat Ilmu Pengetahuan dan Agama

Pada masa lampau, Candi Penataran merupakan pusat intelektual dan keagamaan di Jawa Timur. Dilengkapi dengan ruang kelas dan perpustakaan, candi ini menjadi tempat para ahli dan pelajar berkumpul untuk belajar dan berdiskusi. Di sini, seni, agama, dan ilmu pengetahuan saling berpadu.

Sembilan Candi dalam Satu Lokasi

Candi Penataran tidak sendirian di kawasan ini. Di sekitarnya terdapat delapan candi lainnya, seperti Candi Jawi, Candi Sumberjati, dan Candi Badut. Semua candi-candi ini bersatu dalam kompleks candi yang menakjubkan dan menawarkan pengalaman wisata sejarah yang lengkap dan menyeluruh.

Wisata Sejarah yang Terlupakan

Meskipun keindahannya tak kalah dengan candi-candi terkenal lainnya di Indonesia, Penataran belum sepenuhnya dikenal oleh wisatawan domestik maupun mancanegara. Namun, hal ini malah menjadi keuntungan bagi mereka yang benar-benar mencintai petualangan dan ingin menemukan tempat-tempat tersembunyi yang belum terjamah oleh keramaian.

Sebagai pecinta sejarah dan pengagum keindahan arsitektur, Candi Penataran pasti tidak boleh dilewatkan saat berkunjung ke Jawa Timur. Mari kita lestarikan keajaiban bersejarah ini dan menikmati pesonanya yang masih asli dan alami.

Apa itu Candi Penataran?

Candi Penataran merupakan salah satu kompleks candi peninggalan Kerajaan Majapahit yang terletak di Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Candi ini dikenal sebagai salah satu candi Hindu terbesar di Indonesia dan memiliki keunikan dalam arsitekturnya yang merupakan perpaduan antara gaya arsitektur Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Sejarah Singkat Candi Penataran

Candi Penataran dibangun pada abad ke-13 Masehi oleh Raja Majapahit bernama Sri Jayabhupati. Pada masa itu, Candi Penataran merupakan tempat ibadah bagi umat Hindu dan juga merupakan tempat pemujaan terhadap dewa-dewa Hindu. Dalam sejarahnya, Candi Penataran pernah mengalami kerusakan parah karena perang yang terjadi di Jawa Timur.

Pada abad ke-19, candi ini diketahui telah terkubur oleh tumpukan tanah dan pohon yang lebat. Barulah pada tahun 1930, pemerintah Belanda melalui Dinas Purbakala mulai menggali dan mengkonservasi candi ini. Proses penggalian dan restorasi berlanjut hingga tahun 1980-an.

Setelah melalui berbagai upaya restorasi dan pelestarian, Candi Penataran kini menjadi salah satu objek wisata sejarah yang populer di Jawa Timur. Ribuan wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri datang mengunjungi candi ini setiap tahunnya.

Kisah Keindahan Candi Penataran

Candi Penataran memiliki keindahan yang tak terlupakan. Bangunan candi yang megah dengan ukiran-ukiran yang indah menjadi daya tarik utama bagi pengunjung. Selain itu, lingkungan sekitar candi yang hijau dan asri menambah keindahan dan kenyamanan dalam mengunjungi candi ini.

Ada beberapa bagian yang menarik dalam Candi Penataran, salah satunya adalah Paduraksa. Paduraksa merupakan gerbang yang menghubungkan antara halaman depan dengan halaman tengah candi. Arsitektur yang megah dari Paduraksa ini menunjukkan keagungan candi yang pernah ada di masa lalu.

Selain itu, terdapat juga bangunan lainnya seperti Mandapa yang merupakan tempat pertemuan atau pemujaan, serta Bale yang digunakan sebagai tempat berkumpulnya para pendeta dalam melakukan ritual. Semua bangunan ini memperlihatkan kepiawaian arsitektur pada masa itu dengan detail ukiran yang sangat indah.

Frequently Asked Questions (FAQ)

1. Berapa harga tiket masuk Candi Penataran?

Harga tiket masuk Candi Penataran adalah Rp 10.000 untuk wisatawan domestik dan Rp 50.000 untuk wisatawan mancanegara.

2. Kapan waktu terbaik untuk mengunjungi Candi Penataran?

Waktu terbaik untuk mengunjungi Candi Penataran adalah pada pagi atau sore hari, ketika cuaca tidak terlalu panas dan ramainya pengunjung belum terlalu banyak.

3. Apa kegiatan yang dapat dilakukan di sekitar Candi Penataran?

Di sekitar Candi Penataran terdapat beberapa tempat menarik yang dapat dikunjungi, seperti Museum Bung Karno dan Museum Legenda Bung Karno yang berjarak tidak jauh dari candi ini. Selain itu, Anda juga dapat menjelajahi Desa Penataran yang terkenal dengan kualitas produksi kain tenun ikatnya.

Kesimpulan

Candi Penataran merupakan salah satu peninggalan sejarah yang memiliki nilai budaya dan arsitektur yang sangat tinggi. Mengunjungi Candi Penataran tidak hanya memberikan pengalaman berwisata sejarah yang mendalam, tetapi juga dapat memperkaya pengetahuan tentang peradaban masa lalu.

Jika Anda memiliki kesempatan untuk mengunjungi Jawa Timur, jangan lewatkan untuk mengunjungi Candi Penataran dan menyaksikan keindahan serta sejarahnya secara langsung. Selamat menjelajahi sejarah di Candi Penataran!

Leave a Comment